pengejut ikan/strom ikan

Januari 20, 2010

 

RANGKAIAN PENGEJUT IKAN/STROM IKAN

  • Blog ini saya buat sebagai sarana berbagi ilmu,terutama ilmu elektronika yang saya dapatkan dari bangku sekolah,pengalaman teman-teman,dan pengalaman pribadi.Sekiranya dalam blog ini terdapat kesalahan yang tidak sengaja mohon dimaklumi dan sudilah memberikan saran dan kritik.Blog yang pertama ini akan mengulas tentang rangkaian pengejut ikan,dan semoga artikel ini tidak dipergunakan untuk merusak ekosistem alam melainkan sebagai penambah wawasan,penulis berlepas diri apabila artikel ini digunakan untuk ilegal fishing.Saya tegaskan kembali,alat ini mempunyai bahaya yang besar dikarenakan adanya arus dan tegangan tinggi,sudah banyak korban yang meninggal dunia karena alat ini,sebenarnya alat ini dapat dimodifikasi sebagai inverter.
  • Rangkaian ini sangatlah simpel,namun dalam pembuatannya perlu ketelitian yang exstra,karana berhubungan dengan listrik tegangan tinggi.alat ini pada dasarnya menggunakan prinsif transformator/trafo/coil,yaitu mengkonversi tegangan rendah menjadi tegangan tinggi<trafo step up>
  • Sebelum, itu mari kita mempempelajari apa yang disebut trafo<transformator>
  •  
  • transformator<trafo>adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan dan arus listrik.yang trerdiri dari kumparan primer kumparan sekunder dan inti trafo.prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektro magnetik.yaitu Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah pada inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik.
  • Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:
  • keterangan;
    Vp = tegangan primer (volt)
    Vs = tegangan sekunder (volt)
    Np = jumlah lilitan primer
    Ns = jumlah lilitan sekunder

  • menurut hasil perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
  • Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer yang lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder (Ns < Np).
  • Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).
  •  
  • Penggunaan trafo tidak dapat digunakan untuk arus dc melainkan menggunakan arus ac,walaupun begitu ada cara agar arus dc dapat berkerja pada trafo yaitu dengn cara memberikan arus dc yng terputus putus,atau memberikan polaritas yang berbolak balik pada kumparan primer,perubahan arus yang terputus putus inilah yang mampu mengubah fluks elektromagnetik yang selanjutnya menghasilkan ggl induksi pada kumparan sekunder.pada alat ini yang berfungsi sebagai pemutus arus listrik ialah kontak platina yang didesain agar membuka dan menutup sacara otomatis oleh medan elektromagnetik pada trafo.Kita juga dapat menggunakan rangkaian elektronik sebagai alat penghasil arus putus putus.
  •  
  •  
  • Setelah mengetahui tentang transformator maka kita lebih mudah memahami cara kerja rangkaian berikut ini.Saat saklar push on diaktifkan<ditekan>maka arus lstrik accu akan mengalir menuju kontak platina dan mengalir menuju kumparan primer,didalam kumparan primer menghasilkan medan elektromagnetik pada inti besi lunak yang mengakibatkan terrtariknya kontak platina,saat kontak platina tertarik maka secara otomatis arus akan terputus<kontak platina terbuka>saat arus listrik tidak mengalir melalui kumparan posisi kontak platina akan kembali ke posisi semula dan akan menghantarkan arus listrik lagi,dan siklus membuka dan menutup platina akan terus menerus sehingga dalam kumparan primer akan terjadi arus listrik yang terputus-putus yang mempunyai frekuensi tertentu,sehingga akan menghasilkan ggl induksi,nah dalam kumparan primer inilah yang akan menghasilkan arus dan tegangantinggi yang dapat kita gunakan sebagai pengejut ikan,dalam prakteknya saat siklus membuka&menutup kontak platina akan menghasilkan bunga api yang mengakibatkan berkurangnya daya output coil ini,oleh sebab itu haruslah kita pasang capasitor condensor ,capasitor ini biasanya digunakan pada sepeda motor yang masih mengaplikasi pengapian platina.Penggunaan capasitor ini sangat mebantu daya output karena akan meredam percikan api platina dan mampu menyimpan dan melipat gandakan tegangan listrik.
  •  

Keterangan gambar:

1.accu,12volt(accu sepeda motor).

2.sk:saklar push buttom.

3.kontak platina.

4.c:kondenser(capasitor pada sepeda motor).

5.tangkai kontak platina(dari potongan gergaji besi).

6.L1:coil/kumparan primer.

7.L2:coil/kumparan sekunder.

8.inti coil(besi lunak/kepingan seng yang dirakit menjadi satu).

9.U1:batang tembaga sebagai ujung opengejut.

10.U2:jaring ikan(sebagai penangkap ikan).

Dalam pembuatan coil haruslah hati hati,karena faktor kerapian pada

penggulungan kumparan juga akan mempengaruhi daya output alat

ini.cara

Pembuatan coil ini sebagai berikut:

-pertama:siapkan inti besi lunak,setelah itu kita bungkus/dilapisi prespan(plastik mika),kalau tidak ada maka bisa kita ganti dengan kertas pembungklus semen.

-ke-2:kita mulai dengan menggulung kawat email secara rapi tanpa ada celah,setelah mencapai ujung besi yang satu selanjutnya kita lapisi dengan prespan,kemudian mulai menggulung kawat email pada bagian atasnya(gulungan lapisan ke2),saat sampai keujung inti yang lain,maka kita ulangi melapisi kumparan dengan prespan,proses ini kita ulangi sampai kawat email pada lapisan ke-3,dua ujung kumparan tadi akan menjadi terminal primer pada coil.

-ke-3:kita mulai lagi menggulung kumparan ,seperti pada kumparan primer,jumlah lapisan sekunder kita buat 5-6 lapis,kedua ujung kumparan akan menjadi konektor coil sekunder.

Ukuran diameter kumpara ini akan mempengaruhi arus output,biasanya alat ini pada kumparan primer menggunakan email berdiameter 0,6mm dan email sekunder berdiameter 0,9mm.untuk mengubah daya keluaran kita dapat mengubahnya dengan cara mengubah perbandingan jumlah kumparan primer dan sekunder.

Hello world!

Januari 20, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.